Belajar Sosiologi Komunikasi
Sosiologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari kehidupan masyarakat. Asal kata Sosiologi adalah Socius (bahasa Latin yang berarti teman, kawan, social - berteman, bersama, berserikat). Perkembangan bidang ilmu ini melahirkan cabang ilmu sosiologi komunikasi yaitu kekhususan sosiologi dalam mempelajari interaksi sosial . Poin penting dalam hadirnya sosiologi adalah “Manusia sebagai makhluk Sosial”
Pengertian Sosiologi Komunikasi
Menurut Soerjono Soekanto, sosiologi komunikasi merupakan kekhususan sosisologi dalam mempelajari interaksi sosial yaitu hubungan atau komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh-mempengaruhi antara para individu, individu dengan kelompok maupun antar kelompok.
Secara komprehensif sosiologi komunikasi mempelajari tentang interaksi sosial dengan segala aspek yang berhubungan dengan interaksi tersebut seperti bagaimana interaksi itu dilakukan dengan menggunakan media, bagaimana efek media sebagai akibat dari interaksi tersebut, sampai dengan bagaimana perubahan – perubahan sosial di masyarakat yang didorong oleh efek media berkembang serta konsekuensi sosial macam apa yang ditanggung masyarakat sebagai akibat dari perubahan yang didorong oleh media massa.
Tokoh – tokoh Sosiologi Komunikasi
- Struktural Fungsional
- Auguste Comte
- Emile Durkheim
- Talcott Parson
- Robert K. Merton
- Konflik Kritis
Sementara itu, para teoritisi konflik memandang bahwa masyarakat pada dasarnya berada pada ikatan bersama, karena kekuatan kelompok atau kelas yang mendominasinya. Mereka mengkalim bahwa nilai-nilai bersama dilihat fungsional sebagai suatu ikatan pemersatu tidak benar-benar merupakan konsensus, melainkan ciptaan kelompok atau kelas dominan yang memaksakan nilai-nilai serta peraturan terhadap orang. Berikut tokoh dengan aliran konflik kritis :- Karl Marx
- Jurgen Habermas
- John Dewey
- Karl Marx
- Jurgen Habermas
- John Dewey
- Interaksionisme Simbolik
Teori interaksionisme simbolik menjelaskan bahwa individu bertindak sesuai dengan interpretasi mereka terhadap makna yang ada pada dunia. Teori ini juga menjelaskan bahwa setiap orang memberikan makna pada simbol yang kemudian mereka interpretasikan secara subjektif pada simbol-simbol tersebut. Tokoh dengan aliran ini adalah George Herbert Mead dan Herbert Blumer.
Ranah Sosiologi Komunikasi
Ruang Lingkup dan Objek Sosiologi Komunikasi
- Sosiologi yang mempelajari hubungan antar individu sebagai makhluk sosial dengan segala aktivitas dan gejala sosial yang dapat menyebabkan adanya perubahan sosial.
- Masyarakat yang terdiri dari kumpulan individu dan hidup berdampingan dalam satu wilayah dan terikat oleh norma – norma yang berlaku.
- Komunikasi yang merupakan suatu media sebagai penyampai pesan. Dalam komunikasi memiliki beberapa unsur diantaranya adalah komunikator sebagai penyampai informasi, pesan sebagai informasi, media sebagai alat informan, komunikasi sebagai receiver, dan efek sebagai pengaruh dari informasi tersebut.
- Media informasi yang merupakan alat untuk berkomunikasi. Media informasi ini dapat berupa online maupun cetak ataupun mulut ke mulut. Di dalam media pun juga terdapat bahasa sebagai penyelaras informasi agar sampai ke receiver.
- Telematika dan realitas
- Efek media
- Norma sosial baru
- Cyber community
- Perubahan sosial dan komunikasi
- Hukum bisnis media
Kompleksitas Studi Sosiologi Komunikasi
Urgensi Mempelajari Sosiologi Komunikasi
SUMBER REFERENSI
- Mahyuddin, M. (2019). Sosiologi Komunikasi (Dinamika Relasi Sosial di dalam Era Virtualitas). Makassar Penerbit Shofia
- http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/139/4/BAB%20II.pdf
- https://pakarkomunikasi.com/sosiologi-komunikasi
- http://repository.unp.ac.id/17202/1/Bahan%20Ajar%20Sosiologi%20Komunikasi.pdf
- http://sosiologi.fis.unp.ac.id/images/download/BAHAN/SOSIOLOGI%20KOMUNIKASI.pdf
- https://communication.uii.ac.id/old/images/PERKULIAHAN/2013/SosKom/soskom2.pdf

Komentar
Posting Komentar